KLIPING

Just studied appreciated and immortalised
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Enam Pelajar Indonesia Sabet Medali Emas IJSO

Tangerang: Enam pelajar sekolah menengah pertama di Tanah Air menyabet medali emas dalam Olimpiade Sains Junior Internasional (IJSO) di Gyeongnam, Korea Selatan, 7 hingga 16 Desember silam. Ajang ini menobatkan Indonesia sebagai tim terbaik dalam kompetisi tersebut.

Keenam siswa yang mengikuti olimpiade, yakni Abidah Rahmah dari Boarding School Nurul Fikri Serang, Fuad Ikhwanda dari SMP 1 Padang Panjang, Erwin Wibowo dari SMP Susteran Purwokerto, Florensia Irena dan Jessica Handojo dari SMP Santa Ursula Jakarta serta Andika Tangguh Pradana dari SMP Al-Azhar Bintaro.

Seluruh peserta memboyong empat medali emas, empat perak, dan satu perunggu. Dua emas disumbangkan sekaligus oleh Andhika untuk kategori teori dan eksperimen tim. Sementara dua emas lainnya diraih Jessica Handojo dan dan Florensia. Tim Indonesia tercatat mengalahkan 259 peserta lain dari 51 negara. Pemerintah berjanji akan memberi hadiah dan beasiswa bagi para peserta dan menyiapkan tim yang lebih baik dalam Olimpiade Sains Junior di Azerbaijan.(IKA/Abdul Rosyid)

Indonesia Raih Tiga Medali di Olimpiade Sains


13/04/2008 06:13 Pendidikan

Tangerang: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tengah kondisi pendidikan di Tanah Air yang tak menentu. Tiga pelajar Indonesia meraih dua medali emas dan satu perak dalam International Environmental Project Olympiad II (INEPO II) Eurosia di Baku, Azerbaijan, 1 hingga 6 April 2008.

Medali emas disumbangkan Reyhan Pradnya Pradana dan Setyo Budi Premaji Widodo. Mereka menjadi yang terbaik berkat penelitian mengenai bahaya merkuri terhadap rambut manusia. Sementara perak diraih oleh Adrienne Sulistyo untuk kategori kimia. Gadis manis ini memperkenalkan pengolahan limbah stereofoam menjadi penjernih air atau bahan dasar semen dengan menggunakan ekstrak kulit jeruk.

INEPO Eurosia merupakan olimpiade sains tentang lingkungan hidup yang diikuti 32 negara. Ketiga peserta dari Indonesia sedikitnya membutuhkan persiapan dan penelitian antara enam bulan hingga setahun agar menjadi yang terbaik di ajang tersebut. Mereka tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (12/4).

Pada ajang yang sama setahun silam, dua pelajar Indonesia juga meraih dua medali emas melalui Aulia Reza serta Choiruddin Anas. Prestasi ini menambah panjang daftar pelajar Indonesia yang merebut emas di berbagai ajang internasional ilmu pengetahuan dan teknologi.(RMA/Abdul Rosyid)

Liputan6.com,